
Universitas Indonesia (UI) adalah salah satu perguruan tinggi negeri terbaik di Indonesia dengan peminat yang sangat tinggi setiap tahunnya.
Banyak program studi di UI yang memiliki tingkat persaingan ketat, terutama di fakultas-fakultas favorit seperti Kedokteran, Hukum, Teknik, dan Ekonomi. Namun, tahukah kamu bahwa ada beberapa jurusan di UI yang masih tergolong sepi peminat?
Jurusan-jurusan ini sering kali diabaikan oleh calon mahasiswa karena kurang populer, padahal memiliki prospek kerja yang menjanjikan.
Jika kamu ingin meningkatkan peluang untuk diterima di UI, memilih salah satu dari jurusan-jurusan ini bisa menjadi strategi yang tepat.
Berikut adalah 10 jurusan yang sepi peminat di Universitas Indonesia yang bisa kamu pertimbangkan:
Baca juga: Kejar Kampus Impian dengan Full Persiapan!
1. Administrasi Asuransi & Aktuaria (D3)
Jurusan ini berada di bawah Fakultas Ilmu Administrasi UI dan berfokus pada pengelolaan asuransi serta ilmu aktuaria yang berkaitan dengan analisis risiko keuangan.
Mengapa Sepi Peminat?
Banyak calon mahasiswa yang lebih tertarik pada program S1 dibandingkan D3. Selain itu, bidang aktuaria juga masih kurang populer di kalangan pelajar, meskipun memiliki prospek karier yang sangat baik.
Prospek Kerja:
Lulusan dari jurusan ini bisa bekerja sebagai aktuaris, analis keuangan, atau manajer risiko di berbagai perusahaan asuransi, bank, atau lembaga keuangan lainnya.
2. Sastra Daerah untuk Sastra Jawa (S1)
Jurusan ini menawarkan kajian mendalam tentang bahasa, sastra, dan budaya Jawa, yang memiliki nilai historis dan sosial yang tinggi di Indonesia.
Mengapa Sepi Peminat?
Banyak calon mahasiswa menganggap jurusan ini kurang memiliki prospek kerja yang jelas, sehingga mereka lebih memilih jurusan sastra yang lebih umum seperti Sastra Inggris atau Sastra Indonesia.
Prospek Kerja:
Lulusan bisa bekerja sebagai peneliti budaya, dosen, penerjemah, atau bahkan pegawai di instansi pemerintahan yang fokus pada kebudayaan dan pelestarian warisan daerah.
3. Administrasi Keuangan dan Perbankan (D3)
Jurusan ini berfokus pada pengelolaan keuangan dan sistem perbankan yang mencakup akuntansi, investasi, serta manajemen keuangan.
Mengapa Sepi Peminat?
Sebagian besar calon mahasiswa lebih tertarik dengan program S1 di bidang keuangan, sehingga program D3 sering kali diabaikan meskipun memiliki peluang kerja yang cepat setelah lulus.
Prospek Kerja:
Lulusan bisa langsung bekerja di bank, perusahaan investasi, atau lembaga keuangan lainnya sebagai analis keuangan, teller, atau staf administrasi perbankan.
4. Sastra Rusia (S1)
Jurusan ini mempelajari bahasa, sastra, dan budaya Rusia yang merupakan salah satu negara dengan pengaruh besar di dunia.
Mengapa Sepi Peminat?
Bahasa Rusia kurang populer dibandingkan bahasa asing lainnya seperti Inggris, Jepang, atau Korea. Hal ini membuat peminatnya relatif sedikit.
Prospek Kerja:
Lulusan dapat bekerja sebagai penerjemah, diplomat, staf di perusahaan internasional, atau bekerja di kedutaan besar.
5. Terapi Okupasi (D4)
Jurusan ini mempelajari teknik rehabilitasi bagi individu dengan keterbatasan fisik dan mental agar dapat kembali mandiri dalam kehidupan sehari-hari.
Baca juga: Wangi Duit! Inilah 7 Kampus Termahal yang ada di Jakarta
Mengapa Sepi Peminat?
Banyak yang belum mengenal profesi terapi okupasi, sehingga jurusan ini masih kurang diminati meskipun memiliki prospek kerja yang cerah.
Prospek Kerja:
Lulusan bisa bekerja di rumah sakit, pusat rehabilitasi, atau lembaga terapi sebagai terapis okupasi profesional.
6. Akuntansi (D3)
Jurusan ini berfokus pada dasar-dasar akuntansi dan keuangan yang sangat dibutuhkan di berbagai sektor bisnis dan industri.
Mengapa Sepi Peminat?
Banyak yang lebih memilih Akuntansi S1 karena memberikan kesempatan karier yang lebih luas dibandingkan D3.
Prospek Kerja:
Lulusan dapat langsung bekerja sebagai staf akuntansi di perusahaan, bank, atau instansi pemerintah tanpa harus melanjutkan pendidikan ke jenjang S1.
7. Penyiaran Multimedia (D3)
Jurusan ini berfokus pada industri penyiaran, produksi konten digital, serta teknik multimedia yang sedang berkembang pesat di era digital.
Mengapa Sepi Peminat?
Persaingan di dunia industri kreatif cukup ketat, sehingga calon mahasiswa mungkin ragu terhadap prospek kerja setelah lulus.
Prospek Kerja:
Lulusan bisa bekerja di industri televisi, radio, rumah produksi, atau sebagai content creator dan editor multimedia.
8. Sastra Prancis (S1)
Jurusan ini mempelajari bahasa, sastra, dan budaya Prancis yang merupakan salah satu bahasa internasional utama.
Mengapa Sepi Peminat?
Bahasa Prancis kurang populer dibandingkan bahasa Inggris atau Jepang, sehingga peminat jurusan ini relatif lebih sedikit.
Prospek Kerja:
Lulusan bisa menjadi penerjemah, dosen, staf di perusahaan multinasional, atau bekerja di sektor pariwisata dan perhotelan.
9. Geofisika (S1)
Jurusan ini mempelajari struktur dan dinamika bumi dengan fokus pada eksplorasi sumber daya alam dan mitigasi bencana alam.
Mengapa Sepi Peminat?
Geofisika dianggap sebagai jurusan yang cukup sulit karena membutuhkan pemahaman mendalam dalam fisika dan matematika.
Prospek Kerja:
Lulusan dapat bekerja di perusahaan minyak dan gas, pertambangan, BMKG, atau lembaga riset geologi.
10. Administrasi Rumah Sakit (D3)
Jurusan ini berfokus pada manajemen dan administrasi layanan kesehatan di rumah sakit dan fasilitas medis lainnya.
Mengapa Sepi Peminat?
Banyak yang lebih memilih jurusan kesehatan murni seperti Kedokteran atau Keperawatan, sehingga administrasi rumah sakit sering terabaikan.
Prospek Kerja:
Lulusan bisa bekerja sebagai staf administrasi rumah sakit, manajer fasilitas kesehatan, atau di perusahaan asuransi kesehatan.
Strategi Memilih Jurusan yang Sepi Peminat tetapi Prospektif
Jika kamu mempertimbangkan untuk memilih jurusan yang sepi peminat di UI, ada beberapa strategi yang dapat membantu memastikan pilihan tersebut tetap menguntungkan bagi kariermu di masa depan.
Baca juga: Peran Fisika dalam Mendukung Karier di Industri Teknologi
Berikut adalah beberapa hal yang perlu kamu perhatikan:
1. Periksa Prospek Kerja di Masa Depan
Walaupun suatu jurusan sepi peminat, bukan berarti peluang kerja setelah lulus terbatas. Beberapa jurusan seperti Geofisika dan Terapi Okupasi justru memiliki permintaan tinggi di industri tertentu.
Pastikan kamu melakukan riset mengenai kebutuhan tenaga kerja di bidang tersebut agar bisa mengambil keputusan yang tepat.
2. Sesuaikan dengan Minat dan Bakat Anda
Jangan hanya memilih jurusan karena peluang masuknya lebih besar. Pastikan bidang yang kamu pilih sesuai dengan minat dan keahlian yang ingin kamu kembangkan.
Jurusan seperti Sastra Rusia atau Administrasi Rumah Sakit mungkin tidak populer, tetapi jika kamu memiliki ketertarikan di bidang tersebut, kamu akan lebih mudah untuk berkembang.
3. Manfaatkan Jaringan dan Magang
Jurusan dengan sedikit peminat sering kali memiliki jaringan alumni yang lebih erat dan peluang magang yang lebih luas.
Manfaatkan kesempatan ini untuk membangun koneksi dengan profesional di bidang yang kamu pilih agar lebih mudah untuk mendapatkan pekerjaan setelah lulus.
Dengan strategi yang tepat, memilih jurusan yang sepi peminat di UI bisa menjadi keuntungan besar bagi masa depanmu!
Pilih Jurusan dengan Peluang Lebih Besar!
Memilih jurusan yang sepi peminat bisa menjadi strategi cerdas untuk masuk ke Universitas Indonesia dengan peluang lebih besar. Namun, pastikan kamu tetap mempertimbangkan minat dan prospek karier di masa depan.
Bagi kamu yang sedang mempersiapkan UTBK untuk masuk Universitas Indonesia, persiapan yang matang sangatlah penting. Jika kamu membutuhkan bimbingan belajar yang fokus dan efektif, Ultimate Privat adalah pilihan terbaik untuk les privat UTBK.
Kami menyediakan les privat UTBK dengan pengajar berpengalaman, materi lengkap, serta metode pembelajaran yang disesuaikan dengan kebutuhanmu.
Segera daftarkan diri kamu dan raih peluang terbaik untuk diterima di Universitas Indonesia! Hubungi kami di 0899-8702-889 atau klik disini untuk konsultasi dan informasi lebih lanjut.